Skip to main content

SEGITIGA API





Api “Kecil jadi kawan besar jadi lawan……” mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk Api, saat Api masih kecil ia akan menjadi kawan bermanfaat untuk kehidupan kita misalnya untuk menyulut batang rokok, untuk memasak dan lain - lain, tetapi ketika Api sudah membesar dan tidak terkendali ia sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda kita



Sebenarnya apa yang disebut dengan api ………????


Api adalah suatu proses kimia/ proses oksidasi cepat yang menghasil kan panas dan cahaya.


Api dapat terbentuk jika terdapat keseimbangan tiga unsur atau lazim dikenal dengan sebutan SEGITIGA API yaitu terdiri dari :



1. Oksigen,


Unsur ini terdapat didalam udara bebas dan sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup untuk proses oksidasi untuk membakar zat – zat makan demi keberlangsungan kehidupannya. Unsur ini terdapat di udara sebesar 21 %



2. Sumber Panas


Panas atau sumber api yang dimaksud di sini adalah energi yang terbentuk dan cukup untuk menimbulkan proses penyalaan dari campuran uap atau gas bahan bakar dengan oksigen sesuai dengan karakteristik masing – masing media bahan bakarnya.



  1. Api Terbuka yaitu nyala api yang tidak terlindungi seperti : api rokok,api las dll.

  2. Panas dari proses gesekan, yaitu gesekan dari benda – benda yang dapat menimbulkan panas dan bunga api seperti gesekan roda gigi mesin, gerinda dll.

  3. Listrik yaitu bunga api listrik yang timbul akibat hubungan singkat, sambungan yang tidak rapi, dan juga termasuk listrik statis.

  4. Reaksi Kimia yaitu pencampuran dua zat yang berbeda dan bersifat reaktif.

  5. Permuakaan Panas yaitu permukaan panas dari banda – benda akibat dari proses pemanasan misalnya knalpot, permuakaan mesin alat berat dan lain – lain.


3. Bahan Bakar atau Bahan Mudah Terbakar


Terdiri dari tiga jenis yaitu :



  1. Padat : Kayu, kertas, plastik, kain, batu bara dan lain – lain.

  2. Cair : Bensin, minyak tanah, solar, solvent dan lain – lain.

  3. Gas : Acetylene, gas bius, LPG, LNG

Comments

Popular posts from this blog

PENGELOLAAN OLI BEKAS

APA ITU OLI BEKAS ? Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014 dinyatakan bahwa oli bekas dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) karena memiliki sifat beracun (toxic). Oli bekas adalah setiap oli yang: telah digunakan telah terkontaminasi oleh zat-zat pencemar (seperti: sisa hasil pembakaran, logam berat (tembaga, besi, aluminium,magnesium, nikel, larutan klorin, dll). PENGELOLAAN OLI BEKAS Karena bersifat B3, maka oli bekas harus dikelola sedemikian sehingga dampak negatifnya terhadap lingkungan (termasuk manusia) dapat diminimalkan. Hal ini dipertegas oleh Undang undang No. 32 tahun 2009, bahwa “Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkannya” Pengelolaan oli bekas adalah kegiatan yang meliputi: 1. Pengurangan tumpahan 2. Penyimpanan 3. Pengumpulan 4. Pemanfaatan 5. Pengangkutan 6. Pengolahan 7. Penimbunan Keempat kegiatan pertama yaitu pengurangan tumpahan, penyimpanan, pengu...

TEHNIK PEMADAMAN KEBAKARAN LAHAN DAN HUTAN

FAKTOR-FAKTOR PERTIMBANGAN DALAM PEMADAMAN Bahan bakar : volume, ukuran, tipe, susunan, kondisi dan polanya (yang di permukaan), komposisi, kedalaman kondisinya (yang di bawah permukaan). -     Komposisi bahan bakar pada jenis gambut yang tebal lebih  dan banyak terdapat sisa-sisa kayu atau pohon yang masih belum lapuk, sangat berpengaruh terhadap kebakaran bawah. Pada jenis ini biasanya setelah api membakar habis tanaman atau pohon serta semak belukar diatas tanah maka api akan secara perlahan-lahan masuk dalam tanah. Kondisi ini diakibatkan gambut secara alamiah terbentuk dari hasil sari sisa tanaman pohon yang telah melapuk.

TIPS MENGURANGI SAMPAH PLASTIK

Untuk meninggalkan plastik sama sekali sepertinya belum memungkinkan. Yang bisa kita lakukan adalah menghemat plastik dengan mengurangi pemakaian plastik dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana cara mengurangi penggunaan plastik? Membawa sendiri tas dari rumah dalam jumlah memadai bila merencanakan untuk berbelanja. Atau sediakan tas khusus belanja sehingga tidak perlu lagi menggunakan tas plastik dari toko atau supermarket. Kalaupun harus menggunakan tas plastik, simpanlah tas plastik tersebut dengan rapi agar bisadigunakan lain waktu. Hal ini dapat dapat mengurangi jumlah konsumsi sampah plastik. Gunakan travel mug anda saat kekantor, kampus atau sekolah. Sehingga anda tidak perlu membeli minuman dalam kemasan. Selain lebih gaya, travel mug anda dapat mempertahankan hangatnya minuman dimanapun anda berada. Misalnya, isilah dengan kopi panas, susu coklat hangat, teh dan lain sebagainya. Pasti lebih nikmat dan dapat membantu mengurangi jumlah sampah khususnya sampah minuman kemasan. M...